Menahan amarah, Menguasai diri dan tidak membalas Dendam

Pengaruh-pengaruh dari orang yang menahan amarahnya adalah tidak pernah terlihat mencela, mencaci, merasa sakit hati, dan memusuhi orang lain. 
Orang yang menahan amarahnya, mampu menguasai diri dan tidak mau membalas dendam.

"dan MEMAAFKAN (kesalahan) ORANG". 
Ya, orang-orang yang suka memaafkan, bersikap toleran, serta tidak membalas orang yang menyakiti karena dendam. Orang-orang itu tidak saja menahan amarah, namun lebih dari itu, bersabar dan memaafkan.

_________________
Bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, 
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, DAN ORANG-ORANG YANG MENAHAN AMARAHNYA dan MEMAAFKAN (kesalahan) ORANG. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. 
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (Q.3:133-136
 
© 2017 Catatan Afandi Kusuma | www.ok-rek.com | Furniture.Omasae | JayaSteel | OmaSae | OkRek | Facebook | Twitter | BlogRoll