Hanya kepada Al Ghaniyyun Haliim kita menyerahkan semuanya

Sering, kita yang harus bertanggung jawab atas kesalahan anak buah kita, orang yang bekerja pada kita, atau pemasok kita.
Untung saja kebanyakan hal yang perlu kita bertanggung jawab atas hal yang bukan karena kesalahan kita itu, bisa diganti dengan UANG.

Ya, untuk itulah kita mesti saling mengingatkan dalam kebaikan dan ketaatan. Karena kesalahan orang di sekitar kita sering harus kita ikut bertanggung jawab, lalu kita mengalami kerugian materi dan waktu, dan harus pintar-pintar tetap menjalin hubungan.

Karena sering, kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk mengalah, maka mesti kita sendiri yang mengalah. Bila perlu kita yang maju meminta maaf dan mengganti rugi, mewakili mereka.

Dan akhirnya hanya kepada Al Ghaniyyun Haliim kita menyerahkan semuanya.

Melatih diri Menghadapi Masalah

Alhamdulillah, beberapa waktu terakhir ini banyak kesempatan untuk melatih diri menghadapi masalah yang rumit dan mungkin bagi kebanyakan orang adalah masalah yang berat. Bersyukur Tuhan memberikan kekuatan untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Tuhan juga memberikan kemudahan dalam menghadapi dan menyelesaikan semua masalah itu dengan sebelumnya mesti banyak berlatih ikhlas dan sabar. Ikhlas memberikan hak kita pada orang lain yang sebenarnya tidak berhak, dan sabar dalam berjuang memperbaiki hubungan dan membantu orang lain dalam memperjuangkan hak mereka. Berlatih untuk dengan sangat mudah mengikhlaskan jika ada milik kita yang diambil orang lain, namun di sisi lain mudah sekali tergerak untuk membantu, jika ada hak orang lain yang diambil oleh pihak yang tidak berhak. Kemudian tidak pernah berputus asa dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan. Ya, semua itu adalah karunia dari Tuhan Yang Pemurah.

Dalam setiap tahap latihan itu pun Tuhan juga sering memberikan ganjaran secara langsung. Rejeki yang datang dari sumber yang tidak kita sangka. Hubungan baik dengan orang lain yang akhirnya mereka lebih mudah untuk membantu kita, dan lebih mudah dalam membuka diri dalam bekerja sama. Orang yang lebih suka membeli pada kita meski dengan harga lebih mahal atau yang lainnya. Ya, hal-hal yang membuat kita akan merasa sangat malu jika tidak senantiasa bersyukur.

Dengan sering melatih diri menghadapi masalah seperti itu, kita bisa merasakan diri kita bisa lebih siap menghadapi berbagai persoalan. Tidak ada rasa tertekan, menyesal atau mengeluh. Semua masalah tidak terasa menjadi beban sama sekali. Menghadapinya dengan lebih tenang, dan tetap berbaiksangka. Dan akhirnya setiap ada masalah akan lebih mudah terselesaikan. Lalu Tuhan memberikan masalah yang lebih besar, dan lebih sering. Dan seakan semua tidak lagi menjadi masalah. Tidak masalah berapapun persoalan yang harus kita hadapi. Itulah yang akan kita rasakan jika kita sudah sering menghadapi masalah, lalu kita ikhlas menerimanya, dan sabar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan, semoga. Semakin besar dan banyak persoalan yang mesti kita selesaikan, semakin kuat diri kita. Alhamdulillah.

.Astaghfirullah al Adzim.
Ada yang mungkin ketinggalan. Dengan banyaknya masalah, kita juga harus bersiap untuk banyak istighfar. Barangkali kita telah melakukan dosa. Dan semoga masalah, cobaan, atau ujian yang kita hadapi sebagai jalan penghapus dosa kita.
 
© 2017 Catatan Afandi Kusuma | www.ok-rek.com | Furniture.Omasae | JayaSteel | OmaSae | OkRek | Facebook | Twitter | BlogRoll