Dalam sistem yang baik, orang dipaksa untuk menjadi baik, dalam sistem yang buruk, orang terpaksa berbuat buruk.

Afandi Kusuma
Dalam sistem yang baik, orang dipaksa untuk menjadi baik,
dalam sistem yang buruk, orang terpaksa berbuat buruk.



Zulfiqar Eka Purwanto 
tp klo qt tidak masuk dan merubah sistem itu apakah bisa berubah???


Afandi Kusuma 
Zulfiqar , memang yang membuat Soeharto turun, adalah DPR?


Zulfiqar Eka Purwanto 
saat ini perlukah menggerakan massa lg??kebebasan yg mahasiswa dulu sekarang banyak yg melenceng??apakah punya kekuatan untuk merubah sistem itu???


Zulfiqar Eka Purwanto 
sekarang beda zaman soeharto yg mengekang umat islam sekarang banyak ormas2 islam yg muncul...


Afandi Kusuma 
ya, kita juga belajar dari itu.
kalau melenceng, juga akan membuat lebih parah,
tapi kita juga belajar, untuk merubah sistem, untuk merubah undang-undang, untuk mendorong mengamandemen, atau mengganti sekalipun, tidak harus menjadi yang terlibat dalam perubahan dan penggantian itu.


Zulfiqar Eka Purwanto 
dulu DPR cuma sendiko dawuh sama pepimpin jdi beda dgn sekarang


Zulfiqar Eka Purwanto
trus menurut anda???


Afandi Kusuma 
ya, sekarang ormas Islam banyak muncul, makanya ketika mau ada RUU yang mau membatasi, lalu banyak yang menentang.
tapi sekarang, ormas dan aliran sesat juga lebih bebas
pergaulanpun juga makin bebas.


Zulfiqar Eka Purwanto 
lah trus bwt solusi sistem itu????


Afandi Kusuma 
Menurut saya, kita lihat dulu, sistem yang digunakan, baik atau buruk,
kalau buruk, tidak ikut didalamnya, karena akan terpaksa ikut berbuat buruk.

Tapi kalau kita nilai sistemnya memang baik, maka kita bisa membantu menyempurnakannya dengan masuk di dalamnya.


Zulfiqar Eka Purwanto 
ikut merubah loo bukan ikut alur yg buruk,,,apakah dgn adane perusakan tempat miras maupun prostitusi yg di hancurkan ormas islam apakah hal itu menyelesaikan masalah??


Mang Encep 
Dan diantara keduanya ada pelaku sejarah kebaikan dan keburukan.


Afandi Kusuma 
Zulfiqar, tidak menyelesaikan masalah.
karena tugas seperti itu harus dilakukan oleh petugas negara (polisi) bukan oleh ormas,
ormas tidak berhak melakukan itu,
ormas hanya boleh MENGATAKAN kepada orang di tempat itu, bahwa itu adalah maksiat,
sedangkan yang bertindak tegas adalah negara.


Zulfiqar Eka Purwanto 
semoga negara qt mendapatkan petunjuk Allah dan mampu menggerakan roda pemerintahan dgn baek yg sesuai aturan Islam,,,,


Afandi Kusuma 
Ya, sebagai masyarakat, yang bisa dilakukan hanya
mengatakan dengan tegas bahwa jika Allah sudah mengatakan haram, tidak boleh didiskusikan lagi.
Kita ajak semua orang untuk menegaskan itu, dan juga mengajak semua orang untuk mengatakan hal itu pada wakil kita di parlemen.
Sedangkan kalau kita berada di parlemen (ini salah satu contoh saja) maka kita terpaksa harus mendengar bisikan ketua komisi atau ketua partai "ingat perusahaan ini sudah banyak menyokong kebutuhan logistik kita lo ya, jadi uu penanaman modal asing ini harus goal, jadi uu miras dan lokalisasi ini harus goal"
Kalau kita atau partai kita tidak menerima bantuan logistik, maka teman-teman kita yang menerima, jumlahnya lebih banyak. Kemudian kita akan tetap kalah suara.
Kita sudah bermaksiat dengan mendiskusikan hukum yang sudah jelas-jelas ada hukumnya dari Allah, tapi tetap saja kita kalah suara.
Kita kalah suara tidak terlalu masalah, karena kita telah berusaha, tapi kalau kita ikut bermaksiat dengan mendiskusikan hukum, yang sudah jelas hukumnya dari Allah, itu yang semoga Allah mengampuni kita.

Tapi kalau kita dari luar, kita lebih bebas meneriakkan pada mereka,
"hai perwakilan rakyat, meskipun biaya kampanye kalian bukan dari kami, tapi kami yang memilih kalian, untuk itulah kami seruhkan kepada kalian, ikutilah hukum Allah,
karena tidak ada hukum yang lebih baik dari hukum Allah."


Zulfiqar Eka Purwanto 
trus menurut anda bagaimana dgn keadaan perlemen kaya gtu??diam saja,,merubah dg ikut di dalamnya tp dgn hikmah dan penuh strategi ato memberontak????


Afandi Kusuma 
Ya, kita memang bisa memilih,
Tentu saja, terlalu, kalau kita hanya diam saja.
Memberontak, sepertinya juga tidak perlu.

Melakukan dengan hikmah dan penuh strategi, sepertinya itu lebih cocok,
bersama-sama, baik yang di pemerintahaan, di parlemen, di angkatan bersenjata, juga seluruh elemen masyarakat,


Zulfiqar Eka Purwanto 
shiip,merubah keadaam parlemen kaya gtu butuh proses yg lama dan tidak bimsalabim jadi kaya membalikan telapan tangan,,,


Afandi Kusuma 
kalau kita mengikuti jalannya Rasulullah saw, perlu waktu belasan tahun.


Zulfiqar Eka Purwanto 
ya itu tadi dgn hikmah dan strategi agar hidayah itu bisa masuk di parlemen,,sebab qt tidak kuasa menyatukan hati2 manusia tanpa izin sang Pencipta,,,


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Ganti sistem ganti rezim. Ganti Sistem dan Rezim Demokrasi dg Sistem Islam. SYARIAH&KHILAFAH HARGA MATI !


Afandi Kusuma 
Yayan, perlu waktu berapa lama untuk mewujudkan itu?


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Lama atau tidaknya itu rahasia Allah. Allah tidak menuntut hasil dari kita tapi Allah menuntut amal shalih kita/kerasnya usaha kita/kerasnya dakwah kita/pengorbanan waktu, harta, bahkan jiwa kita untuk menegakkan Islam. Karna hal itulah karna amal shalih itulah nanti yg akan dihisab sebagai pahala, Maka dari itu Allah nanti hanya memberikan kekuasaan islam/khilafah islam kepada orang2 yg beriman dan beramal shalih untuk memperjuangkan islam sebagaimana org2 terdahulu. Qs an-nur 55.
Pertanyaan yg tepat untuk kita adalah apa yg sudah kita berikan untuk kejayaan islam?
Jika kita menolong agama Allah. Allah pasti menolongnya Qs muhammad 7


Zulfiqar Eka Purwanto 
klo bicara itu gampang tp bukti nyata di kehidupan itu apa???


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Bicara memang gampang. Tapi tidak gampang dan tidak semua orang berani bicara/meyeru/mendakwahkan Syariah, sistem dan hukum2nya ditengah2 umat agar umat sadar dan kembali kesyariah/aturan Allah tuhannya.


Afandi Kusuma 
Yayan, tapi kalau kita di dalam Parlemen sekarang, kalau teriak Syariah dan Khilafah, kita akan dikeluarkan dari anggota DPR.
Bener tidak Zulfiqar?


Zulfiqar Eka Purwanto 
dengan hikmah dan penuh strategi bukan dgn cara gtu itu nanti malah timbul permusuhan krn dalam parlemen banyak kepentingan2 barat yg mereka bisa wujudkan dgn uang,,,lha menurut mas sendiri solusinya gmn jgn cuma kritik saja donk,,,


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Mas zulifikar. Nanti insyaallah kita lanjut sesudah sholat jum'at. Senang bisa diskusi dg mas zulfikar. Jazakallah.


Afandi Kusuma 
ya, banyak yang bilang, untuk bisa mengalahkan uang, tidak bisa dengan uang juga, tapi harus dengan ideologi yang kuat.


Zulfiqar Eka Purwanto 
itu termasuk juga tp untuk pemerintah saat ini solusi apa???


Afandi Kusuma 
Zulfiqar, bisa tidak adopsi semua hukum Islam untuk dimasukkan ke hukum negara kita?


Afandi Kusuma
Jumatan dulu di sini...


Zulfiqar Eka Purwanto 
ya tanya anggota parlemen di sana


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
@zulfiqar. Alhamdulillah. Sebelum sya jawab terkait solusi pemerintahan saat ini dan cara utk menerapkan solusi tsb. Sya ingin ada kesepakatan dulu.
1. Apakah kita semua disini sepakat jika aqidah islam itu memancar peraturan2/syariat baik itu sholat, zakat, jihad, ekonomi, politik/siyasah, negara, pendidikan, hukum dll dan semuanya sudah lengkap didalam islam karna memang islam adalah dien yg berisi peraturan2 yg lengkap?
2. Jika no1 kita sudah sepakati. Apakah kita sudah sepakat mengimani aturan2/syariah islam yg lengkap tsb? Dan itu semuanya wajib harus diterapkan?


Afandi Kusuma 
Yayan, kalau aku ya, sepakat saja, sepertinya Zulfiqar juga.


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Ok. Ditunggu jawabanx mas zulfiqar. Monggo


Zulfiqar Eka Purwanto
bener bgt itu hal itu untuk yg berilmu tp rakyat qt belum ke sana ilmunya,sedang yg duduk di parlemen kebanyakan di pilih krn uang yg bicara bukan atas dasar ilmu agama,,,


Zulfiqar Eka Purwanto
Abu Hurairah r.a pun berkata: “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pada hari kiamat pertama kali yang akan Allah hisab atas amalan seorang hamba adalah shalatnya, jika shalatnya baik maka ia akan beruntung dan selamat, jika shalatnya rusak maka ia akan rugi dan tidak beruntung.” (HR. Tirmidzi: 413),,apakah hal itu sudah mereka pegang dalam kehidupan mereka???


Afandi Kusuma 
iya, sholat saja masih belum bener,
mau bicara yang lebih jauh...


Zulfiqar Eka Purwanto 
lha itulah perlemen qt saat ini,,makanya qt berdakwah seluruh lapisan termasuk di parlemen,,,


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Jika masyarakat belum sadar harusnya akan wajibnya syariah seyogyanya musti kita fahamkan. Inilah logika yg benar.
Jika masyarakat belum faham akan wajibnya syariah, lalu kita biarkan dan kita meninggalkan/memisahkan syariah Islam. Ini justru logika yg terbalik.


Zulfiqar Eka Purwanto 
makanya yg terpenting pemberian ilmu ke masyarakat dulu biar mereka paham dgn sendirinya klo sudah paham mereka insyaAllah akan menilai dgn sendirinya mana wakil rakyat yg bener amanah untuk rakyat dan agama,,,


Zulfiqar Eka Purwanto 
sekarang ini yg kurang berfikir adalah rakyat dgn di iming2ngi uang sedikit saja sudah mau menjadikan mereka yg tidak amanah menjadi wakil mereka di parlemen,,,


Afandi Kusuma 
:)


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Nah tentang memperjuangkan Islam diparlemen? Apakah bisa? Karna Asas dari demokrasi itu adalah Sekularisme (memisahkan agama dari kehidupan) artinya hukum2 agama yg terkait urusan publik tidak diperbolehkan dijadikan aturan dan wajib dipisahkan dari negara. Misalnya Islam. Klo Islam mengatur sholat,puasa,haji,nikah ya silahkan. No problem. Tapi klo Islam mengatur ekonomi, hukum, negara, pendidikan, politik, jihad, dll Maka tidak diperbolehkan.
Dan disistem demokrasi agama itu diserahkan ke individu masing2. Negara tidak akan menjadikan agama sebagai peraturan/negara tidak ikut campur dalam aqidah serta negara tidak akan menjaga aqidah meski pemimpin pejabat dan masyarakatnya mayoritas muslim. Maka dari itu di sistem demokrasi. Sholat itu hukumnya mubah tidak wajib. Mau sholat silahkan mau ndak sholat silahkan. Mau murtad pindah agama silahkan.


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia
Menutup aurat itu tidak wajib. Mau mengumbar aurat silahkan. Menutup aurat juga silahkan. Tidak akan ada tazir hukuman yg diterapkan negara. Kecuali klo tidak pakek helm. Nah itu baru ditilang n dihukum. Hehehe. Justru yg wajib itu pakek helm.
12 April pukul 18:25 melalui seluler · Batal Suka · 1

Afandi Kusuma 
Yayan, karena kalau tidak pakai helem, terjadi kecelakaan, merepotkan polisi,
tapi kalau membuka aurat, menyenangkan polisi...
hehehe


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Maka dari itu sudah betul yg dikatakan pak afandi. Yg salah itu sistemnya. Sistem demokrasi. Kenapa salah? Karna demokrasi itu asasnya/aqidahnya adalah sekularisme(memisahkan agama dari kehidupan maupun negara). Demokrasi juga sistem kufur karna apa?karna kedaulatan itu ditangan rakyat. Vox popule vox dei. Suara mayoritas adalah suara tuhan. Jadi klo mayoritas setuju zina. Maka zina itu dilegalkan. Dan rakyatlah melalui wakil2nya membuat hukum sesuai hawa nafsu dan kepentinganx. Jadi demokrasi telah merampas hak Allah SWT sebagai pembuat hukum.
Padahal Allah sang pembuat hukum (QS al-An"am [6]: 57)


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Lalu solusinya apa? Kembali ke Syariah&khilafah. Ganti Sistem ganti Rezim. Caranya gmna?
Nah ini yg penting. Mau tau?


Afandi Kusuma 
percakapan ini nanti di post di blog ah...


Zulfiqar Eka Purwanto 
solusi yg baek bwt parlemen qt apa klo hal itu pasti mereka menolaknya,,,apakah anda mampu berubah sistem pemerintahan sekarang???


Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia 
Penolakan itu pasti. Sejak zaman nabi Idris sampai sekarang. Dakwah pasti menemui penolakan. Itu sunatullah.
Mas zulfiqar ingin tau caranya utk merubah sistem yg rusak saat ini dg Sistem Islam (syariah&khilafah) ?
12 April pukul 19:50 melalui seluler · Batal Suka · 1

Zulfiqar Eka Purwanto 
klo anda tau dan bisa merubah silahkan saja,,,,


Zulfiqar Eka Purwanto 
Bacaan Doa Mohon Perlindungan Dari Sifat Jelek Dan Mohon Kebersihan Hati

“Allaahumma innii a’uudzubika min al-’ajzi wa al-kasali wa al-jubni wa al-bukhli wa al-harami wa ‘adzaabi al-qabri. Allaahumma aati nafsii taqwaahaa wa zakkihaa anta khairu man zakkaahaa anta waliyyuhaa wa maulaahaa. Allaahumma innii a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’u wa min qalbin laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyba’u wa min da’watin laa yustajaabu bihaa.”

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kepengecutan, kebathilan, kepikunan, dan azab kubur. Ya Allah, berikanlah kepada diriku ketakwaannya, dan sucikanlah ia. Engkau sebaik-baik yang menyucikannya; Engkau adalah Yang Mengurusnya dan Majikannya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk dan nafsu yang tidak kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan. (HR Muslim, AL-Nasa’i, Ahmad, Ibn Abi ‘Ashim, Al-Thabarani, dan Al-Thabari)”
 
© 2011 Catatan Afandi Kusuma | www.ok-rek.com | DutaPulsa | OkRek | Facebook | Twitter | BlogRoll